Showing posts with label Banjir. Show all posts
Showing posts with label Banjir. Show all posts

Tuesday, January 15, 2013

Industri Tergangggu Akibat Banjir di Tol

AppId is over the quota
Industri Tergangggu Akibat Banjir di Tol Twitter ACT for Humanity Ilustrasi banjir di Tol Ciujung sehingga memutus ruas Jakarta-Merak di KM 58-59.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Serang Mustofa menuturkan, banjir luapan Sungai Ciujung yang menggenangi ruas tol Jakarta-Merak mengganggu produksi industri-industri.

"Gangguan yang jelas terasa, karyawan terlambat bahkan ada yang tidak dapat masuk kerja karena adanya banjir," kata Mustofa dihubungi dari Jakarta, Kamis (10/1) petang .

Penuturan Mustofa, ada lebih dari sepuluh pabrik di kawasan sekitar Ciujung yang terkena dampak banjir. Pabrik yang terganggu tersebut antara lain tekstil dan sepatu yang merupakan industri padat karya.

Mustofa mengatakan, selain menghambat kelancaran keberangkatan karyawan sehingga mengganggu produksi pabrik, banjir juga menyulitkan pabrik mengirim barang ke pelanggan atau pemesan.

"Padahal pengiriman barang ke pelanggan sudah ada kontraknya, sehingga kalau terlambat bisa kena penalti. Sehingga kami berharap banjir di tol cepat surut supaya distribusi kembali lancar," katanya.

Sementara itu Humas Kamar Dagang dan Industri Banten Khotib Mansyur menuturkan, banjir di tol Jakarta-Merak juga menghambat pengiriman barang berupa baja maupun produk petrokimia dari Cilegon, terutama untuk pengiriman menggunakan truk trailer maupun truk tanki ke pemesan di sekitar Jakarta.

Adapun pengiriman barang seperti bahan kebutuhan pokok dari arah Jakarta menuju Merak dapat melewati jalur alternatif di pantai utara, yakni lewat Tangerang, Mauk, Tanara, Tirtayasa terus ke Serang dan Cilegon, kata Khotib.

Sedangkan pengiriman barang dari arah Bogor, kata Khotib, dapat melewati jalur alternatif melalui Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Baik Mustofa maupun Khotib belum dapat memberi taksiran kerugian yang diderita dunia usaha akibat banjir yang melanda tol Jakarta-Merak karena mereka belum mendapat laporan kalkulasi kerugian dari tiap perusahaan.

Saturday, January 12, 2013

Tol Banjir, Jalan Alternatif Tangerang-Merak Macet Total

AppId is over the quota
Tol Banjir, Jalan Alternatif Tangerang-Merak Macet Total KRISTIANTO PURNOMO Mobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

SERANG, KOMPAS.com — Jalan alternatif Krenggan macet total akibat limpahan kendaraan dari Tol Tangerang-Merak yang lumpuh akibat banjir. Warga yang pulang bekerja memilih untuk berjalan kaki sepanjang 2 kilometer karena macet.

"Soalnya, jalan sama naik mobil lebih cepat jalan sehingga kami jalan saja," kata Nani, buruh pabrik Nikolmas di Ciujung, Serang, Kamis (10/1/2013).

Ia melanjutkan, pagi tadi saat berangkat kerja, dirinya juga berjalan kaki.

Banjir yang menggenangi hingga sepanjang 2 km di ruas tol KM 57-59 membuat seluruh pengguna jalan terpaksa menggunakan jalan alternatif.

Nursalim, sopir angkot rute Serang-Balaraja, mengatakan, kemacetan ini sudah mulai terjadi sejak Rabu malam. Penumpang pun diminta untuk membayar ongkos lebih untuk bisa sampai tujuan.

"Apalagi, di terowongan tol, kan, juga banjir. Risiko mobil rusak jadi besar. Makanya ditarik ongkosnya lebih tinggi," kata Nursalim.

Dari pantauan Kompas.com, sepanjang jalan dari Serang menuju Balaraja macet total. Pengendara motor banyak yang melalui jalan-jalan alternatif yang melewati sawah. Namun, jalan tersebut juga tidak luput dari genangan air sampai 45 cm.

Diberitakan sebelumnya, ruas Tol Tangerang-Merak ditutup karena tergenang banjir akibat luapan Sungai Ciujung. Warga yang tinggal di daerah aliran Sungai Ciujung pun terpaksa dievakuasi karena rumah mereka terendam banjir. Sebagian membangun tenda darurat di ruas tol.